27 August 2010

Perantau
















Wahai perantau
Berjalanlah kau selagi berdaya
Ingatlah tujuanmu
Ingatlah tuhanmu
Itulah kekuatan yang abadi

Duhai perantau
Dirimu tidak mampu,
Tidak mampu berlari dari kerinduan
Namun usahlah berduka
Tenangkan hatimu
Allah tetap ada bersama

Wahai perantau,
Jagalah diri,
Hiduplah dengan kesabaran
InsyaAllah kamu akan pulang
Melepaskan segala kerinduan...


-Xack Saputra-

27 July 2010

Tersentak













Aku menangis,
Dalam kedukaan,
Tentang aku...

Tanpa sedar kujauhi
Dalam perjalanan aku tersentak
Menyedari langkahku
Aku berpatah pada yang nyata
Kuperoleh kedamaian
Moga ianya berpanjangan
Amin.

03 July 2010

Dirimu













Tatkala kutermenung,
Aku mengenang kisah lalu,
Sudah jauh kulalui,
Dengan tenangku tempuhi,
Sungguh aku menyintai dirimu.

Mata hatiku sering melihatmu,
Mendekati dan mendampingi dirimu,
Setiap langkahmu kufahami,
Setiap masalahmu kudengari,
Kerna aku sayang padamu...


-Xack Saputra-

08 April 2010

Sesuatu yang pasti







Kematian,
Sesuatu yang pasti,
Masa dan tempat adalah kehendak-Nya,
Sekarang juga kita boleh mati,
Mati itu menakutkan.

Kematian menyakitkan,
Ia meragut kebahagiaan duniawi,
Bagaimana pula alam selepasnya,
Bahagia atau sengsara,
Kita juga yang menentukannya.

Kepada yang telah pergi,
Janganlah kita meratapi pemergian mereka,
Mereka kembali pada Pencipta sekalian alam,
Bilakah pula waktu kita, berangkat dari dunia sementara,
InsyaAllah kita akan bertemu kembali didunia yang kekal...


-Xack Saputra-

21 March 2010

Trauma









Peristiwa pahit,
Sesuatu yang sukar dilupakan,
Perkara yang ditakuti,
Tidak mungkin ia mampu berulang,
Kerna impaknya cukup mendalam.

Sakitnya mendalam,
Ditambah penat yang sedia ada,
Aku cuba melupakan,
Namun ia tetap menganggu fikiranku,
Tidak sanggup kumengingatinya.

Aku tahu kenapa ia terjadi,
Pengertian tidak mampu mengubah ingatan,
Aku manusia yang punya memori,
Memori itu sungguh menghantuiku,
Ya Allah,tenangkanlah diriku...


-Xack Saputra-

08 March 2010

Keresahan hati








Hatiku kian resah,
Minggu yang mencabar,
Dengan semangat aku belajar,
Agar lulus cemerlang,
Namun setiap perkara ada batasnya.

Tika otakku berserabut,
Aku berjalan sendiri melihat alam,
Memohon pada Allah yang terbaik,
Cantiknya alam menenangkan hati,
Moga ia menjadi inspirasi jiwaku.

***

Cantik bunga itu,
Kuning dan merah,
Kuning kuberikan pada dia,
Merah kurasakan kemanisan madunya,
Enak walaupun sedikit.

Bagaimana lebah mampu mengumpul madu,
Itulah keajaiban tuhan,
Nilainya amat sedikit,
Setiap titik tidak mampu dibazirkan,
Hati kembali tenang...


-Xack Saputra-